Sel Tumbuhan dan Sel Hewan

Sunday, November 11, 2012

LAPORAN PRAKTIKUM BIOLOGI
SEL TUMBUHAN
DAN SEL HEWAN





Karya Ilmiah ini Disusun
untuk Memenuhi Tugas Pembelajaran
Mata Pelajaran Biologi pada Semester I
Kelas XI Tingkat SMA


Disusun oleh :
CATUR APIN SUBEKI
04 / XI IPA 2

SEKOLAH MENENGAH ATAS
NEGERI 1 JETIS BANTUL
YOGYAKARTA
2009 / 2010

BAB I
PENDAHULUAN

1.1     Latar Belakang
          Pada awalnya sel digambarkan pada tahun 1665 oleh seorang ilmuwan Inggris Robert Hooke yang telah meneliti irisan tipis gabus melalui mikroskop yang dirancangnya sendiri. Kata sel berasal dari kata latin cellulae yang berarti kamar-kamar kecil. Anton Van Leeuwenhoek melakukan banyak pengamatan terhadap benda-benda dan jasad-jasad renik serta menunjukkan pertama kali pada dunia ada “kehidupan di dunia lain” yang belum pernah dilihat oleh manusia.
          Sel merupakan unit organisasi terkecil yang menjadi dasar kehidupan dalam arti biologis. Semua fungsi kehidupan diatur dan berlangsung di dalam sel karena itulah, sel dapat berfungsi secara autonom asalkan seluruh kebutuhan hidupnya terpenuhi.
          Dua orang ilmuwan dari Jerman yaitu Matt Lias Schleiden (ahli tumbuhan, 1804 – 1881) dan Theodor Schwann (ahli hewan, 1810 – 1882) menyimpulkan bahwa setiap makhluk hidup tersusun atas sel. Selanjutnya pada tahun 1885 seorang ilmuwan Jerman, Rudolf Virchow, mengamati bahwa sel dapat membelah diri dan membentuk sel-sel baru.
        Untuk mengetahui apa saja yang ada dalam suatu sel, maka diperlukan adanya suatu pengamatan dengan melihat struktur sel secara langsung, sehingga dilaksanakan suatu pengamatan yang dilakukan oleh siswa SMA N 1 Jetis kelas XI IPA 2 pada hari Jum’at, tanggal 23 Juli 2010.

1.2     Rumusan Masalah
1.      Bagaimanakah bentuk dan warna sel epidermis bawang merah yang sedang diamati?
2.      Organel apa saja yang dapat diamati pada sel epidermis bawang merah dalam percobaan ini?
3.      Termasuk sel hidup atau matikah sel-sel tersebut?
4.      Bagaimana bentuk dan susunan sel pipi yang kalian amati?
5.      Dapatkah kalian mengamati nukleus sel pipi pada percobaan tersebut?
6.      Bagaimana bentuk umum sel itu?
7.      Gambar dan tuliskan bagian-bagian yang sedang kalian amati, misalnya membran sel, sitoplasma, protoplasma, dan nukleus!
8.      Jelaskan persamaan dan perbedaan yang terdapat pada sel bawang merah dengan sel mukosa pipi!

1.3     Tujuan
1.      Mengetahui susunan sel pada sel epitel pipi,
2.      Mengetahui susunan sel bawang merah, dan
3.     Mengetahui susunan sel gabus



BAB II
KAJIAN PUSTAKA

            Sel merupakan unit terkecil tubuh makhluk hidup. Baik secara struktural maupun fungsional. Sel terdiri dari membran sel, sitoplasma, nukleus dan organel-organel lain yang masing-masing mempunyai fungsi khusus dan secara terpadu menyusun sistem yang kompak. (Tim Biologi, 2004).
            Setiap sel bergantung pada sel-sel yang lain untuk melakukan fungsi-fungsi yang tidak dapat dilakukan sendiri contohnya adalah sel saraf dengan cepat meneruskan sinar listrik ke dalam tubuh tetapi bergantung seluruhnya pada sel-sel darah merah untuk memberikan kepadanya oksigen yang amat diperlukannya. Meskipun tipe sel itu bermacam-macam, terdapat persamaan tertentu pada sifat-sifat bentuk dan fungsional yang lazim bagi kebanyakan sel. (Kimball, 1992).
            Pada umumnya sel itu bersifat mikroskopis, misalnya ovum dari bangsa burung dari beberapa alga. Besarnya dibatasi oleh membran. Suatu sel yang sangat aktif melakukan metabolisme tidak akan mempunyai volume yang besar. Dua bagian yang pokok dari sel adalah sitoplasma dan nukleus. Sitoplasma sebagai suatu zat cair yang kental yang berfungsi bagi sel, mitokondria, badan golgi, kloroplas, sentriol, glanula, dan pigmen. (Amiruddin, 1989).
Bagain-bagian sel hewan dan fungsinya
a.       Membran Sel : Berfungsi untuk mengatur pertukaran zat, sebagai pelindung, tempat menerima rangsang.
b.      Nukleus : Berfungsi sebagai tempat pengendalian aktivitas sel, tempat AND yang berfungsi sebagai faktor keturunan.
c.       Retikulum Endoplasma : Berfungsi sebagai sintetis dan transportasi berbagai macam zat kimia.
d.      Kompleks Golgi : Berfungsi untuk merakit mikro molekul yang kaya karbohidrat.
e.       Ribosom : Berfungsi sebagai tempat berlangsungnya sintesa protein.
f.       Mitokondria : Berfungsi sebagai tempat respirasi aerob.
g.      Lisosom : Berfungsi sebagai tempat mencerna bahan-bahan dari luar sel dan bahan yang tidak dipakai dari dalam sel.
h.      Badan Mikro : Berfungsi mengandung enzim katalase dan oksidasi disebut perolisisum, yang mengandung enzim untuk daun asam glioksiat disebut pada tumbuhan.
i.        Sentrosom : Berfungsi sebagai peran dalam pembelahan sel yaitu pada pergerakan kromatin.
j.        Sentriol : Berfungsi untuk mengontrol pembentukan benang-benang gelondong selama pembelahan sel.
                       
Sel tumbuhan termasuk sel eukariotik. Sel eukariotik adalah sel yang memiliki membran inti (adapula yang menyebutnya sebagai selaput inti).

Secara umum, sel tumbuhan memiliki struktur yang sama dengan sel hewan. Tetapi ada beberapa struktur yang secara eksklusif dimiliki tumbuhan, dan adapula struktur yang dimiliki hewan tetapi tidak dimiliki tumbuhan. Beberapa struktur eksklusif itu antara lain adalah:

1.      Plasmodesmata (tunggal: plasmodesma)
Merupakan pori-pori penghubung yang terletak pada dinding sel. Dengan adanya plasmodesmata, sel tumbuhan dapat berkomunikasi dengan sel lainnya. Selain berperan dalam komunikasi antar sel tumbuhan, plasmodesmata juga berperan dalam transport protein dan RNA duta dari sel ke sel lain.
2.      Plastida
Plastida dapat berdifferensiasi, salah satunya menjadi kloroplas. Kloroplas memiliki pigmen bernama klorofil, yang menyebabkan warna hijau. Dengan adanya kloroplas ini, tumbuhan mampu berfotosintesis.
3.      Dinding sel
Bila dilihat lewat mikroskop, sel tumbuhan akan tampak tersusun rapi dan memiliki bentuk tetap. Umumnya berbentuk segi enam. Berbeda dengan hewan, yang bentuknya tidak tetap. Hal ini dikarenakan sel tumbuhan memiliki dinding sel. Dinding sel tumbuhan tersusun dari selulosa, protein dan terkandung lignin (zat kayu).
4.      Vakuola yang besar
Vakuola pada sel tumbuhan besar. Sementara vakuola pada sel hewan cenderung kecil, bahkan tidak ada. Vakuola ini diselimuti oleh membran tonoplas. Vakuola ini berperan untuk menjaga turgor dan menyimpan cadangan makanan.

            Selain itu, adapula organel yang dimiliki oleh sel hewan, tetapi tidak dimiliki oleh sel tumbuhan, yaitu sentriol. Sentriol berperan dalam pemisahan kromosom pada tahap anafase. (Anonymous, 2007).



BAB III
METODE
A.    Alat dan Bahan
Ø  Percobaan 1
1.      Mikroskop, kaca obyek, dan kaca penutup
2.      Pipet
3.      Bawang merah
4.      Air bersih
5.      Larutan iodin
6.      Gambar atau foto sel tumbuhan
7.      Tusuk gigi
Ø  Percobaan 2
1.      Mikroskop, kaca obyek, dan kaca penutup
2.      Tusuk gigi
3.      Pipet
4.      Metylen (sebagai pewarna)
5.      Gambar/foto sel hewan
6.      Sel epitelium sel hewan

B.     Langkah Kerja
Ø  Percobaan 1
Pengamatan sel epidermis bawang merah
1.      Dengan menggunakan jari kupaslah kulit bawang merah bagian luar yang berwarna ungu hingga diperoleh kulit tipis (seperti kulit ari) yang disebut epidermis (pilih kulit bawang merah yang masih unggu segar,bukan kulit yang kering).
2.      Letakkan epidermis bawang merah segera (jangan sampai kering) diatas setetes air pada kaca obyek yang telah disiapkan, kemudian tutup dengan kaca penutup.
3.      Amati dibawah mikroskop dan gambar hasil pengamatanmu dilembar kerja.
4.      Tentukan bagian-bagian sel : dinding sel, membran sel, sitoplasma, inti, dan vakuola.
Ø  Percobaan 2
Pengamatan sel epitelium pipi manusia
1.      Siapkan  mikroskop, usahakan mendapat cahaya yang cukup.
2.      Sediakan kaca obyek yang bersih, letakkan diatas meja dan tetesi dengan metylen blue.
3.      Berkumurlah dengan air bersih.
4.      Bukalah mulutmu dan koreklah secara hati-hati epithelium pipi sebelah dalam dengan tusuk gigi (kulit luar rongga mulut pada bagian pipi sebelah dalam). Hati-hati jangan sampai terluka.
5.      Masukkan ujung tusuk gigi yang mengandung sel epithelium pipi ke dalam metylin blue pada kaca obyek tadi, tutup dengan kaca penutup.
6.      Amati di bawah mikroskop dan gambar hasilnya di lembar kerja.
7.      Tentukan bagian-bagian sel : membran sel, sitoplasma, dan inti sel. Tentukan pula bagian sel lain yang dapat diamati.




BAB IV
HASIL PENGAMATAN DAN PEMBAHASAN

Setelah saya selesai mengamati, saya dapat mengetahui bahwa sel itu sebagian besar berbentuk bulat. Sel bawang merah yang saya amati berwarna putih dan berbentuk oval. Di dalam pengamatan tersebut saya mengamati sitoplasma dan dinding sel. Sel tersebut termasuk sel hidup.
            Sedangkan sel epitel pipi yang telah saya amati, kelompok kami tidak dapat mengamati bagaimana bentuk dan susunan sel tersebut, karena sel yang kami amati terlalu tebal. Kemudian saya berusaha mencari referensi ke kelompok lain yang lebih lengkap tetapi tidak menemukan seperti diharapkan.
Pada pengamatan sel pada gabus, saya dapat mengamati dengan jelas bentuk sel gabus berbentuk seperti sarang lebah berbentuk segi enam, sehingga saya dapat mengetahui letak sitoplasma dan dinding selnya pada sel gabus itu.

Perbedaan Sel Tumbuhan dan Sel Hewan
Sel Bawang Merah
Sel Mukosa Pipi / Sel Hewan
Sel tumbuhan lebih besar dari pada sel hewan
Lebih kecil dari pada tumbuhan
Mempunyai bentuk tetap
Tidak mempunyai bentuk yang tetap
Mempunyai dinding selulosa
Tidak mempunyai dinding sel
Mempunyai plastida
Tidak mempunyai plastida
Mempunyai vakuola
Tidak mempunyai vakuola
Menyimpan tenaganya dalam bentuk butiran
Menyimpan tenaga dalam bentuk butiran glikogen
Tidak mempunyai sentrosom
Mempunyia sentrosom
Tidak memiliki lisosom
Memiliki lisosom
Nukleus lebih kecil dari pada vakuola
Nukleus lebih besar dari pada lesikel

Pertanyaan :
1.      Bagaimanakah bentuk dan warna sel epidermis bawang merah yang sedang diamati?
2.      Organel apa saja yang dapat diamati pada sel epidermis bawang merah dalam percobaan ini?
3.      Termasuk sel hidup atau matikah sel-sel tersebut?
4.      Bagaimana bentuk dan susunan sel pipi yang kalian amati?
5.      Dapatkah kalian mengamati nukleus sel pipi pada percobaan tersebut?
6.      Bagaimana bentuk umum sel itu?
7.      Gambar dan tuliskan bagian-bagian yang sedang kalian amati, misalnya membran sel, sitoplasma, protoplasma, dan nukleus!
8.      Jelaskan persamaan dan perbedaan yang terdapat pada sel bawang merah dengan sel mukosa pipi!
Jawaban :
1.      Seperti susunan bata berwarna putih perak.
2.      Dinding sel, vakuola, inti sel (sedikit kelihatan).
3.      Termasuk sel hidup.
4.      Bentuknya tidak beraturan dan terdapat inti di tengahnya.
5.      Dapat diamati.
6.      Umumnya berbentuk bulat, tetapi pada sel tumbuhan berbentuk seperti susunan bata.
7.



8.      Bentuk selnya berbeda tetapi sama-sama memiliki inti di tenganya.







BAB V
PENUTUP

A.    KESIMPULAN
1.      Secara umum setiap sel memiliki membran sel, sitoplasma, dan inti sel atau nukleus
2.      Semua makhluk hidup itu terdiri atas sel yang merupakan komponen penyusunnya.

B.     DAFTAR PUSTAKA

0 komentar:

 
Do you can do it?? © 2012