My Hot Videos



Makalah : OJT di Nuansa Ceria Tour & Travel

Saturday, April 18, 2015

MAKALAH OJT
DI NUANSA CERIA TOUR & TRAVEL


KATA PENGANTAR

Puji syukur Penulis panjatkan kepada Tuhan Yang Maha Esa, karena telah terselesaikannya penulisan makalah yang sederhana ini serta dapat dilaluinya On The Job Training di salah satu Travel Agent.
Rasa terima kasih juga penulis sampaikan untuk semua orang yang telah turut serta dalam kegiatan On The Job Training penulis. Dan dengan ditulisnya makalah ini adalah semoga dapat memberi gambaran pada masyarakat tentang apakah OJT itu. Dan juga dalam makalah ini akan dibahas apa saja yang telah didapat oleh penulis di Travel Agent.
Dan dengan adanya aturan baru yaitu, mata Pelajaran Produktif telah di-UN-kan maka perlulah adanya pendalaman akan materi produktif.

Bantul,     Mei 2009

Penulis


BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang
Dengan kemajuan teknologi, maka dengan mudah kita melakukan komunikasi. Kamajuan sekarang juga tak hanya terjadi di bidang komunikasi tetapi juga transportasi. Dulu bila kita ingin bepergian kita harus antre membeli tiket bus atau kereta api. Namun dengan kemajuan zaman dan teknologi, sekarang kita dapat menikmatinya dengan transportasi udara. Transportasi yang lebih hemat. Hemat waktu dan juga hemat tenaga.
Kemajuan di bidang penerbangan khususnya di Indonesia, kita wajib berbangga hati dengan kemajuan di bidang penerbangan. Walaupun, masih terjadi beberapa insiden di tanah air. Dan juga kemajuan dapat dilihat dengan sudah adanya sistem electronic ticket atau e-ticket. Dengan sistem e-ticket kita lebih mudah untuk melakukan reservasi tiket. Dan dengan adanya bantuan dari Travel-travel Agent untuk melayani jasa reservasi.
Dan untuk mendukung pemahaman materi Produktif bagi siswa-siswi SMK, ditetapkanlah suatu sistem magang atau praktik industri (On The Job Training). Dengan adanya OJT di lingkungan sekolah sangatlah mambantu pemahaman materi serta menambah pengalaman yang sangat berguna.

B. Tujuan penulisan
Dalam melakukan penulisan makalah ini, tentu saja ada suatu maksud. Dengan ditulisnya makalah ini, penulis bisa memperdalam pemahaman materi. Dan juga, semoga dapat menambah pengetahuan dalam persiapan OJT, serta membahas secara singkat apakah itu OJT.


BAB II
PEMBAHASAN

A. Pengertian dan Penerapan On The Training (OJT)
Dunia Industri erat kaitannya dengan sumber daya manusia. Tentunya dalam DU/DI (Dunia usaha / Dunia industri) sangat diperlukan sumber daya manusia yang unggul dan kompetitif. Dan persaingan global yang sudah di depan mata, menjadi spirit tersendiri untuk bisa mendapatkan SDM-SDM yang unggul dan kompetitif.
Dan kini, telah muncul berbagai sekolah yang membekali siswa-siswinya dengan skill yang tak kalah hebat dengan lulusan Perguruan Tinggi. Sekolah Menengah Kejuruan (SMK), sekolah yang setara dengan SMA itu telah banyak bermunculan dan didukung sepenuhnya oleh Pemerintah.
Pada umumnya, SMK sama seperti SMA, namun pelajarannya diperpadat pada bidang keahlian masing-masing. Dan dalam 3 tahun kegiatan belajar diterapkan sistem OJT atau On The Job Training yang harus dilalui oleh siswa SMK, yang waktunya ditentukan oleh pihak sekolah baik kapan OJT tersebut dilakukan maupun lamanya OJT tersebut.
On The Job Training atau biasa disebut juga dengan Praktik Industri, adalah suatu kegiatan yang sangat dibutuhkan oleh seorang siswa SMK. OJT dapat memberikan berbagai pengalaman untuk siswa  tersebut, serta siswa dapat mengalami langsung situasi di lingkungan kerja yang tentunya sebagian tak di dapatkan di lingkungan sekolah. Melalui OJT atau magang juga dapat diterapkan ilmu-ilmu yang sudah didapatkan di sekolah. Sehingga siswa-siswi SMK mampu berkompetisi dengan lulusan Perguruan Tinggi.
OJT juga menuntut siswa-siswi SMK untuk kreatif dalam segala hal. Tentunya dalam masa OJT siswa-siswi lebih mendalami pelajaran kejuruan yang telah dipilihnya.
Lalu bagaimana dengan pelajaran yang lain, seperti IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, dan lain-lain? Apakah siswa harus pergi ke sekolah dan mendapatkan pelajaran tentang IPA, IPS, Bahasa Indonesia, Matematika, dan lain-lain?
Hal seperti itu masih menjadi suatu perbincangan. Namun, karena di tempat praktik atau tempat OJT siswa-siswi lebih cenderung mempelajari dan mendapat pelajaran dan pengalaman yang mayoritas dari pelajaran kejuruan bidang keahlian, maka di sekolah penulis, siswa-siswi tidak disuruh mengikuti kegiatan KBM melainkan dibekali dengan berbagai tugas dari guru mata pelajaran seperti IPA, IPS, PKn, MTK, dan lain-lain. Dan mungkin saat itulah berlaku pepatah “Sekali Dayung, 2 3 Pulau Terlampaui”.
Jadi, OJT sangatlah penting untuk menunjang skill para siswa agar kelak berguna untuk kegiatan usaha baik sebagai wirausaha ataupun karyawan.
Namun, OJT juga tak dapat berjalan dengan lancar jika siswa-siswi tersebut hanya setengah hati dalam menjalani OJT ditempat usaha (DU/DI).
Namun, ada juga saat OJT di DU/DI siswa-siswi hanya mendapatkan sebagian saja dari materi bidang kejuruan karena di tempat OJT tersebut belum melayani salah satu jasa yang ada dalam bidang kejuruan. Sehingga, siswa-siswi tersebut tidak mendapat suatu pengalaman yang menyeluruh.

B. Waktu dan Tempat Pelaksanaan
Dalam melakukan OJT ini penulis melakukan praktik industri di nuansa ceria pesona tour & travel atas rekomendasi dari ASITA DIY. Nuansa ceria adalah salah satu Travel Agent yang ada di Yogyakarta yang telah menggunakan sistem online.
Pelaksanaan Praktik Industri di Nuansa Ceria ini selama lebih kurang 2 bulan terhitung dari tanggal 12 Januari s/d 4 Maret 2009. Dan untuk jam kerja sendiri, mulai jam 08.30 – 15.00 atau jam 12.00 – 17.00. Dalam melakukan Praktik Industri di nuansa, dilakukan pembagian shift karena alasan teknis.
Dan di Nuansa Ceria hanya ada ticketing dan reservasi tiket domestic serta tidak melayani jasa tour. Reservasi ticketing yang sudah online adalah Garuda serta Mandala. Untuk Batavia, nuansa menjadi Sub Agen dari Sentral Bur.

C. Alat
NO NAMA PERALATAN JUMLAH
1 Komputer dengan online system (CRS) 3
2 Telepon, meja & handphone 3+2
3 Kalkulator 4
4 Kalender meja tahun 2009 3
5 ATK  
6 Printer 1
7 Mesin Fax 1


D. Kegiatn OJT di Tempat Praktik
Prakrin atau praktik industri adalah kegiatan dimana siswa mampu melayani tamu baik by phone, YM, atau datang langsung.
1. Menerima pemesanan melalui telepon.
Kegiatan pemesanan tiket melalui telepon, sama halnya dengan pemesanan by YM atau walking guest. Hanya yang perlu diperhatikan dalam penerimaan pesanan by phone adalah ketepatan yaitu ketepatan kita mendengarkan permintaan konsumen dan ketepatan dalam melakukan pelayanan. Dalam hal ketepatan ini juga diperlukan ketelitian agar tidak terjadi kesalahan-kesalahan yang tidak diinginkan.
Dan agar terhindar dari kesalahan, wajib hukumnya untuk membacakan ulang reservasi tersebut.
Atau biasanya, untuk menghemat waktu dan balance, travel yang melakukan reservasi di nuansa meminta print out-nya dikirim lewat YM.
Hal ini tidak menjadi repot karena nuansa ceria menjadi agen resmi Garuda. Dan untuk pemesanan Mandala sendiri, Nuansa mendapatkan order dari PAX langsung. Sedang untuk tiket Garuda, Nuansa sudah mempunyai relasi-relasi sendiri.
Dan untuk pemesanan by phone dari penumpang langsung, biasanya pertama kali mereka info dahulu, lalu bula sudah fix dengan harganya, mereka minta dikirim melalui SMS berserta harganya.

2. Pemesanan by YM (Yahoo ! Messenger).
Di era global sekarang ini, kemajuan tekhnologi merupakan hal yang wajar. Mudah berkomunikasi adalah salah satu poin yang di cari dalam kehidupan saat ini baik kehidupan dalam keseharian atau kegiatan di lingkungan kerja. Dan untuk mempercepat kegiatan reservasi, Nuansa Ceria juga melayani reservasi melalui Yahoo! Messenger. Namun, mayoritas yang melakukan reservasi melalui YM adalah relasi dari Travel Agent lain.
Melayani reservasi melaui Yahoo Messanger lebih mudah dari pada by phone. Karena by YM kita dapat lebih santai dan jelas dengan Nama PAX maupun tanggal penerbangan. Walaupun cenderung santai, tapi tak boleh juga di sepelekan, kecepatan dan ketepatan sangat berpengaruh dalam reservasi tiket, apalagi sekarang maskapai-maskapai sudah memakai sistem reservasi online dan e-ticket.
Dengan reservasi melalui YM, relasi dapat melihat sendiri pada jam-jam berapa yang all class masih available, jadi menurut pengamatan reservasi by YM lebih mudah, praktis, serta bervariasi. Dan juga lebih cepat, karena kita hanya copy paste saja pada layar sistem e-ticket yang sedang online.

3. Reservasi Langsung atau Walking Guest.
Kadang karena waktu luang atau alasan lain, penumpang datang langsung ke Travel Agent untuk melakukan pemesanan tempat duduk.
Pada dasarnya, pemesanan tiket datang langsung ke Travel Agent, sama dengan reservasi-reservasi lainnya. Namun dalam reservasi tatap muka langsung hanya memerlukan kecekatan, keramahan, agar tamu yang menggunakan jasa kita tak kecewa. Bisa jadi walaupun kita lama dalam melayani mereka, namun kita ramah kepada mereka itu tak menjadi masalah yang berarti.
Oleh karena itu keramahan, adalah menjadi hal utama yang harus diperhatikan, lalu ketepatan dan kecepatan.

E. Sistem Online yang ada di Nuansa
1. Sistem Online Mandala. Green Screen.
Yaitu sistem Mandala yang cukup mudah, sistem e-ticket untuk reservasi ticket Mandala. Domestic flight.
Dalam reservasi Mandala ini penulis telah mampu mencetak ticket electronik ini.

2. Sistem Online GA / ABACUS.
Dalam sistem ga ini, lebih rumit karena diperlukan ketelitian yang sangat besar. Sebenarnya e-ticket garuda ada 2 sistem, tapi Nuansa hanya online sistem ga yang lebih rumit.
Dalam sistem ini banyak entry-entry yang bervariasi dan rumit.
Untuk e-ticket Garuda, penulis baru mampu reservasi e-ticket karena butuh waktu yang lama untuk mampu mencetak garuda e-ticket.

BAB III
PENUTUP

A. Kesimpulan
Dalam pelaksanaan OJT diperlukan suatu ketangkasan serta inisiatif. OJT sangat berpengaruh untuk pemahaman materi karena OJT di bidang usaha jasa pariwisata khususnya, sangat penuh dengan pengalaman-pengalaman baru. Dan banyak juga pengalaman yang belum bisa disampaikan di sekolah, akan didapat di tempat OJT.
Dan menurut penulis, OJT merupakan hal terpenting dalam materi produktf, karena dengan terjun langsung ke lapangan, maka dengan mudah siswa-siswi dapat mengoptimalkan pembelajaran.

B. Saran
Untuk pelaksanaan OJT, sebaiknya mungkin dilakukan di peak season karena bila dilakukan di peak season waktu tak banyak terbuang untuk bersantai-santai. Dan untuk penempatan tempat OJT sebaiknya juga ditempatkan pada agen yang melayani di bidang ticketing dan tour. Agar lebih banyak pengalaman yang diperoleh. Dan durasi waktu OJT menurut penulis terlalu pendek, sehingga tidak optimal untuk menekuni suatu materi maupun sub materi.

0 komentar:

 
Do you can do it?? © 2012